Cara Melunasi Hutang Bisnis Dalam 30 Hari

cara melunasi hutang

Cara melunasi hutang untuk keperluan bisnis dengan mudah

Mungkin kalau kita berbicara tentang hutang, banyak sekali orang yang anti dengan hutang, banyak sekali orang yang tidak mau karena khawatir sekali tidak bisa melunasi hutang tersebut, tapi yang jadi masalah adalah kalau sudah terjebak hutang, dan disini kami akan membahas mengenai hutang bisnis.

Ada 10 strategi yang bisa anda lakukan untuk mengatasi hutang bisnis. mungkin kalau kita berbicara tentang hutang, banyak sekali orang yang anti dengan hutang, banyak sekali orang yang tidak mau karena khawatir sekali tidak bisa melunasi.

Tapi yang jadi masalah adalah kalau sudah terjebak hutang bagaimana? kalau sudah terlibat bagaimana? dan ini adalah strategi untuk anda yang punya bisnis, jadi bukan yang hutang pribadi, hutangnya dipakai untuk bisnis ko mari kita analisa dulu yah,

Mengapa sebuah bisnis membutuhkan hutang?

Ada 3 alasan bisnis memakai uang orang lain atau menggunakan uang pihak ke3 untuk menjalankan bisnis

  1. Adalah untuk modal awal untuk menjalankan bisnis itu sendiri,
  2. Adalah untuk memperlancar operasional. biasanya anda membutuhkan dukungan modal dari pihak ke 3 no 1 untuk bisa memberikan anda kelongggaran supaya bisa napas didalam bisnis, yang ke2 adalah untuk memastikan kelancaran operasional

    Artinya apa kalau anda tidak punya uang untuk bayar listrik sudah pasti akan terputus, kalau anda tidak punya uang untuk bayar telephone, anda tidak bisa berkomunikasi, anda tidak bisa bayar karyawan, karyawan akan kabur semua yang ke 2 untuk memperlancar operasional tetapi ada faktor yang ke 3 faktor yang ke

  3. Adalah anda menggunakan ini untuk mengembangkan bisnis, mau buka cabang, mau buat bisnis baru, itu kan semua pengembangan, hal ini dilakukan tapi dengan menggunakan uang orang lain

Jenis hutang dalam bisnis..?

Hutang itu ada beberapa jenis yang biasanya dikategorikan dalam manfaat nya atau kegunaannya.

  1. Adalah kalau anda berhutang kepada supplier.
    Tidak ada bunga tetapi emang udah ada kesepakatan, saya kasih tempo misalnya 1 bulan anda order 1 bulan kemudian baru dibayar itu kepada supplier itu hutang pertama,
  2. Adalah hutang bank hutang bank atau hutang pihak ke 3 dimana kita mendapatkan uang lalu kemudian uangnya boleh dipakai dengan catatan anda harus bayar bunga,
  3. Adalah hutang pajak. hari ini anda menghasilkan, lalu kemudian anda harus melaporkan penghasilan anda kemudian laporannya harus disetorkan kepada negara, yang menjadi masalah adalah kalau anda gunakan uang untuk bisnis anda bisa atasi dengan lebih mudah yang jadi problem adalah kalau uangnya dipakai untuk beli barang konsumtif beli mobil, beli tas beli sepatu mahal, beli barang-barang mahal itu yang jadi masalah sehingga uang itu menjadi mati tidak menghasilkan so apa step yang bisa anda lakukan untuk membangun atau menggunakan uang anda dengan maksimal,?

Step yang pertama inventaris.

inventarisir hutang yang anda miliki. inventarisir semua hutang anda dan dikonsolidasi, konsolidasi yang artinya dikumpulkan kedalam 1 pool dari berbagai hutang yang anda miliki, kalau anda punya hutang dibanyak tempat dengan misalnya bunga yang berbeda-beda biasanya jadi masalah kenapa?

Karena bunga ini tidak bisa anda kendalikan tapi kalau anda pooling disatu tempat, ditempat yang yang misalnya memberikan anda dukungan dia bisa dinegosiasi bunganya setelah anda inventarisir, fokus pada hutang yang bunganya paling tinggi babat dulu semua yang bunga paling tinggi anda konsolidasi pindahkan ke tempat yang bunganya rendah

Step yang kedua adalah meningkatkan penjualan

Tahukan anda ada pepatah mengatakan sales cures all penjualan mengobati banyak penyakit dalam bisnis, dan kebanyakan penyakit hutang itu terjadi karena penjualannya kurang bagus omsetnya jelek akhir anda harus mencari bantuan untuk menutupi operasional harian anda, anda kasih piutang kepada customer, customer nya belum bayar akhirnya anda harus menutupi dengan hutang dari luar, yah jadi jualan, jualan mau melakukan apapun fokus orientasi jualan itu akan membantu anda untuk meningkatkan cashflow dalam bisnis

Step yang ketig fokus pada customer yang loyal atau meningkatkan loyalitas pelanggan,

Tahu kah anda 20% customer anda memberikan kontribusi 80% omset, yang jadi problem adalah 80% customer anda bisa jadi memberikan kontribuasi profit cuma 20% yang jadi problem. adalah kita lebih banyak fokus ke yang 80%, yang 20% tidak di perhatikan, yang memberikan kontribusi besar dibiarkan, nah anda harus menciptakan program rewards poin untuk customer-customer yang memberikan anda kontribusi sales besar apakah anda mau bikin poin system, apakah anda ingin kunjungi lagi, apakah anda ingin berikan cash back, apapun itu gunakan strategi untuk membuat customer anda tambah loyal

Ada 1 riset di tahun 2019 yang dilakukan oleh teknology advice kepada konsumen-konsumen yang berbelanja lalu ditanya” apa alasan anda berbelanja ditoko ini ? jawabannya adalah lebih dari 50% mengatakan karena disini ada point reward jadi point reward sangat penting karena itu bagian dari mengambil keputusan customer,

Step yang ke empat anda harus aktif di social media

Ada banyak sekali platform di social media yang bisa anda gunakan untuk menunjukkan expertise anda atau kehebatan anda, 84% customer mencari informasi lewat yelp atau quora yang kemudian memberikan customer-customer ini calon-calon customer ini sebuah confident atau keyakinan kalau mau membeli produk tertentu jadi pertanyaannya adalah anda harus aktif di social media super aktif banyak komentar banyak memberikan feed back dan banyak memberikan ulasan tentang produk dan jasa anda sehingga pada saat customer yang search mereka akan search dan kemudian bisa menemukan produk anda dalam review-review positif,

Strategi yang ke 5 adalah jual partai

Menjual produk anda dalam bulk atau grosir saya tahu memang marginnya akan turun tetapi ketika anda menjual partai anda bisa dapat income lebih cepat dan lebih besar tahu kah anda, ada kasus yang menarik, ada klien saya menjual baju kaos dan celana ada jeans dan celana bahan kemudian mereka pernah mengalami masalah yang cukup serius karena mereka memiliki toko,

Toko fashion cukup tetapi banyak diedstock banyak sekali diedstock yang namanya fashion kalau sudah lewat masanya orang udah nggak mau beli lagi misalnya avanger, udah masa avanger sudah lewat orang udah nggak mau lagi koleksi atau membeli baju dengan harga yang mahal akhirnya numpuk, lalu kemudian kita coaching, coach gimana yah supaya kita bisa free up gudang kita membebaskan gudang kita dan juga bisa memastikan kita punya enough cashflow untuk beli baru lalu saya buat list target market,

apa yang kita lakukan adalah kita memetakan semua penjual baju di kota itu jadi ternyata ada banyak tuh penjual baju itu kan ada banyak levelnya, ada grosir, ada retail, ada yang jual ke rumah-rumah ada yang punya toko-toko kecil-kecil dan seterusnya lalu kita akan memetakan mana yang upayanya kecil tetapi bisa menghasilkan besar lalu kita test satu satu, kalau jualan ke toko pinggir jalan tuh dekat rumah anda pasti ada toko baju kan jualan kesitu lebih mudah mana dibandingkan dengan jualan ke pasar Tanah Abang,

Misalnya yah lalu kemudian saya bilang pasar tanah abang bukan anda jualan ke pasar tanah abang, tetapi pasti di Ambon di Manado, di Ujung pandang pasti ada pasar-pasar yang mana customer akan datang untuk membeli baju-baju dengan harga yang masih oke, tetapi mereka adalah pedagang-pedagang yang membeli secara partai nah itu kita masuk dan ternyata banyak sekali pembeli-pembeli partai yang mau membeli product-product season lalu dengan harga yang masih masuk akal. dan ketika kita menemukan itu ,

kita bikin kerjasama, kita punya begitu banyak barang ada banyak istilahnya grosir-grosir yang ingin monopoli, jadi dia bilang gini berapa banyak kamu punya barang, saya ambil semua jadi dia punya barang-barang eksklusif untuk produk-produk let say misalnya, avenger, disney dan seterusnya dan seterusnya kira-kira seperti itu tapi saya nggak bicara soal avenger dan disney yah ini contoh aja dan casenya adalah mereka menjual fashion yang memang disukai oleh anak-anak muda sehingga kita dilempar ke daerah benar-benar laku dan cepat habis

Step yang ke enam anda harus pangkas biaya

ketika anda punya banyak hutang anda harus melihat biaya-biaya apa yang tidak perlu yang harus anda buang sehingga anda punya banyak uang ekstra untuk mengembalikan ke vendor atau ke bank anda pangkas lalu anda pastikan biaya-biaya yang sudah terpangkas tadi, anda alokasikan untuk bayar hutang,

Step yang ke tujuh adalah jual alat-alat yang sudah tidak terpakai

Kalau anda punya mesin, kalau anda punya alat-alat, motor, mobil yang sudah tidak dipakai silahkan anda jual dan gunakan uangnya untuk melunasi hutang-hutang anda atau bahkan kalau memang anda punya misalnya contohnya anda beli mesin printer yang ternyata anda sudah beli tapi tidak bisa dipakai artinya sudah beli tapi tidak ada customernya, anda punya 2 pilihan anda mesti jualan atau anda kembalikan ke principal dimana yah anda kembalikan karena itu adalah assetnya principal atau anda bisa jual untuk bisa mendapatkan cash

Step yang ke delapan adalah pindah ke kantor yang lebih kecil

kalau anda perhatikan hari ini ada tahun 2017 ada 73 perusahaan dari indonesia yang pindah ke Vietnam, alasannya kenapa ? karena lebih murah biayanya, karena lebih efisien pegawainya pun lebih murah jadi kalau anda memiliki bisnis lalu kemudian kantornya terlalu besar sebaiknya dikecilin dikecilin sehingga anda tidak perlu membayar sewa yang mahal,

Step yang ke sembilan cost sharing,

Cost sharing artinya apa? karena punya kantor gede bagi biaya dengan business partner, bagi biaya dengan cofee shop ada 1 retail store disalah satu kota yang saya coaching mereka profitnya minus terus , problem terus terus saya bilang kenapa nggak kita jual space ini bukan dijual sih, tapi disewakan pameran motor ada tukang jual bola ubi, ada jual okonomiyaki frenchise dan mereka sewa-sewa karena spacenya parkirannya luas ternyata total penjualan dengan profit yang minus bisa tertutup lewat penyewaan space yang ada diluar tadi jadi bisa namanya cost sharing,

Step yang ke sepuluh adalah refinance atau reschedule hutang

refinance tuh begini anda konsolisasi hutang-hutang anda, anda tawarkan ke bank yang lain bank yang menawarkan bunga yang lebih murah atau anda reschedule, anda konsolidasi lalu anda panjangin hutangnya panjangin hutangnya supaya bulanannya lebih kecil karena apa? karena ya bunganya yah basicly pasti tetapi anda tidak ditekan oleh deadline, karena untuk orang-orang yang menggunakan kredit perusahaan yang awalnya hanya untuk dipakai bulanan, tiap bulan harus lunas 1 tahun harus lunas ini menjadi berat karena anda harus membayar sekaligus besar nah gimana caranya anda bisa di spread dipanjangkan schedulenya  itu tadi 10 hal yang anda bisa dilakukan untuk melunasi hutang-hutang bisnis anda dengan cepat, saya tom mc ifle, salah pencerahan

Baca Juga :   Cara Optimasi Dan Promosi Produk Untuk Menigkatkan Penghasilan

Beri Komentar