Pengenalan investasi saham dan pasar modal untuk pemula

Pengenalan Investasi Saham dan Pasar Modal

Saham selalu dikenal sebagai Investasi yang agresif. Meskipun begitu, tidak dapat dipungkiri bahwa saham adalah salah satu jenis investasi yang memberikan hasil investasi yang paling besar. Banyak calon investor, terutama dari kalangan mahasiswa ingin mempelajari investasi saham.

Karena itu di dalam artikel kali ini kita akan membahas dasar-dasarnya. Hal-hal yang akan dibahas dalam artikel ini antara lain.

  1. Apa itu Saham?
  2. Apa itu Investasi Saham?
  3. Apa itu Pasar Modal?
  4. Apa itu Indeks Saham dan IHSG?

Pengenalan investasi saham

Apa itu Saham?

Saham secara sederhana adalah bagian atau kepemilikan atas sesuatu perusahaan. Misal: ada tiga orang bernama: Andi, Boy dan Charles yang masing-masing iuran Rp50.ooo untuk membeli kue ulang tahun. Maka bagian masing-masing orang akan mendapatkan sepertiga (1/3) bagian atas kue ulang tahun tersebut. Andi Boy 1/3 1/3 Charles 1/3 Andi 1/3 Bagian BOY 1/3 Bagian Charles 1/3 Bagian 12 Nah. kalau kue ulang tahun kanjelas cara baginya, bagaimana dengan saham perusahaan?

Contoh: Andi, Boy dan Charles ingin mendirikan sebuah rumah makan. Modal yang dibutuhkan untuk membuat rumah makan adalah Rp100.000.000

  1. Andi mengeluarkan modal sebesar Rp50.000.000
  2. Boy mengeluarkan modal sebesar Rp30.000.000
  3. Charles mengeluarkan modal sebesar Rp20.000.000

Maka saham masing-masing orang adalah:

  1. Andi memiliki saham sebesar Rp50.ooo.ooo / Rp100.ooo.ooo = 50%
  2. Boy memiliki saham sebesar Rp30.ooo.ooo / Rp100.ooo.ooo = 30%.
  3. Charles memiliki saham sebesar Rp20.ooo.ooo / Rp100.ooo.ooo = 20%

Apa itu Investasi Saham?

Sekarang Anda sudah mengerti konsep dasar saham. I-alu pertanyaan berikutnya, apa itu investasi saham? Mengapa saham diinvestasikan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu mengenali 2 jenis perusahaan berdasarkan kepemilikannya. Perusahaan di Indonesia dapat dibedakan menjadi perusahaan terbuka (perusahaan publik) dan perusahaan tertutup (perusahaan privat).

Mari kita bahas Investasi Saham

  1. Perusahaan terbuka, adalah perusahaan- perusahaan yang sahamnya sudah diperdagangkan di pasar saham (Bursa Efek Indonesia). Dalam penyebutannya, perusahaan terbuka menambahkan “Tbk” di belakang namanya. Contoh: PT. Astra Internasional T bk. (ASII)
  2. Perusahaan tertutup, adalah perusahaan terbatas (P T) yang sahamnya tidak diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Sahamnya dimiliki oleh sekelompok orang tertentu sekitar 2-10 orang saja.

Di Indonesia, saham yang dapat diperdagangkan adalah yang sudah melantai di pasar modal. Saat ini sudah lebih dari 500 perusahaan terbuka yang melantaikan sahamnya di pasar modal.

Apa itu pasar modal?

Pasar modal, secara sederhana adalah pasar tempat bertemunya pihak yang butuh modal, dengan pihak yang ingin berinvestasi pada produk keuangan. Dalam investasi saham, fungsi pasar modal adalah untuk mempertemukan perusahaan yang membutuhkan dana dengan menjual sahamnya, untuk dibeli oleh investor yang ingin berinvestasi saham.

Investasi saham

Jadi di sini kita mengetahui bahwa pasar modal sebetulnya sama dengan pasar pada umumnya. Perbedaannya hanyalah pada barang yang diperdagangkan.

Jika pasar modal, boleh dibilang sebagai Mall, maka ini analoginya:

  1. Mall: Bursa Efek Indonesia.
  2. Toko: Anggota Bursa (Sekuritas)
  3. Barang: Saham Emiten (Perusahaan Tbk)
  4. Pembeli: Investor

Setiap negara tentunya memiliki pasar modalnya sendiri. Di Indonesia, pasar modalnya adalah PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berpusat di Gedung Bursa Efek Indonesia,

Kawasan Niaga Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman 52-53, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Saat ini sudah lebih dari 500 perusahaan yang telah melantaikan sahamnya di Bursa Efek Indonesia,

Perusahaan-perusahaan terbuka ini, sahamnya bisa Anda beli melalui pasar modal. Bagaimana keuntungan berinvestasi di pasar modal?

Untuk melihatnya, BEI memiliki indeks saham yang dinamakan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan). Selain IHSG pun, Bursa Efek Indonesiajuga membagi saham dalam berbagai indeks sektoral berdasarkan bidang perusahaannya. Mari kita lanjutkan.

Apa itu Indeks Saham dan IHSG?

Indeks saham adalah sebuah indikator yang menunjukkan pergerakan harga sekelompok saham. Di Indonesia ada 16 jenis indeks saham yang resmi diakui di Bursa Efek. 16 jenis indeks ini antara lain:

  1. Indeks Harga Saham Gabungan
  2. Indeks Sektoral
    a. Pertanian (AGRI)
    b. Pertambangan (MINING)
    c. Industri Dasar dan Kimia (BASIC-IND)
    d. Aneka Industri (MISC-IND)
    e. Barang Konsumsi (CONS-GOODS)
    f. Properti dan Konstruksi (PROPERTY)
    g. Infrastrktur (INFRA)
    h. Keuangan (FINANCE)
    i. Perdagangan, Jasa, Investasi (TRADE)
    j. Manufaktur (MANUFACTURE)
  3. 18 Indeks
  4. Indeks Jll (Jakarta Islamic Index)
  5. Indeks MBX (Main Board Index)
  6. Indeks DBX (Development Board Index)
  7. Indeks Kompas100
  8. Indeks BISNIS-27
  9. Indeks SRI-KEHATI
  10. Indeks PEE-INDO 25
  11. Indeks ISSI (Syariah)
  12. Indeks IDX30
  13. Indeks Infobank15
  14. Indeks SMInfra
  15. Indeks MNC36
  16. Indeks Investor33

Bagaimana dengan IHSG? Apa itu IHSG?

IHSG pertama kali diperkenalkan pada tanggal1 April 1983, merupakan indikator pergerakanharga saham di BEI.IHSG mencatat dan menggabungkanpergerakan harga seluruh saham di BEI.IHSG menjadi tolak ukur utama kinerjainvestasi saham di Indonesia.IHSG berfungsi memberi gambaran terhadapkondisi perekonomian yang terjadi di

Indonesia. Dengan melihat grafik saham IHSG,
seseorang dapat mengetahui gambarankondisi perekonomian di Indonesia.Lalu, seperti apa perkembangan harga saham di Indonesia? Inilah grafiknya.

grafik saham investasi

Terlihat bahwa IHSG secara keseluruhanselalu naik dari tahun ke tahun. Hal Inimenunjukkan bahwa hasil investasi sahamhampir selalu positif setiap tahunnya. dan itulah pengenalan investasi saham bagi pemula yang bisa dituliskan dalam kesempatan kali ini, semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *