Strategi membangun usaha yang hebat agar sukses

Strategi Sebelum Mendirikan Usaha

Membangun usaha, Sebagaimana yang telah dijelaskandalam artikel sebelumnya, bahwa seorang wirausaha perlu memiliki dan menguasai beberapa aspek dalam menjalankan UKMnya.

Aspek- aspek tersebut adalah:

  1. Pengetahuan akademis,
  2. Keterampilan/ skill, dan
  3. Karakter.

Ketiga aspek tersebut harus dimiliki oleh seorang pelaku UKM, bahkan sebelum ia memulai bisnisnya. Pada artikel ini akan dibahas mengenai berbagai aspek tersebut secara teknis, serta berbagai hal yang harus dipersiapkan oleh seorang pelaku UKM sebelum memulai bisnis

Membangun Usaha

Di tengah-tengah masyarakat awam ada sebuah pendapat bahwa kewirausahaan merupakan sebuah karakter (trait) yang didapatkan dari lahir atau dari keturunan. Pandangan ini bisa jadi tidak sepenuhnya salah, karena berdasarkan pengamatan dan catatan mengenai pelaku-pelaku usaha yang telah sukses, banyak diantara bisnis tersebut yang proses perkembangannya lintas generasi. Seperti contohnya perusahaan Bukaka milik keluarga Kalla.

Perusahaan tersebut didirikan oleh H. Kalla di Makassar sebagai perusahaan lokal yang skalanya masih berupa UKM, namun berkembang menjadi sebuah perusahaan besar berskala internasional di tangan generasi kedua, yaitu Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla sendiri menyatakan bahwa, bakat kewirausahaan yang dia miliki saat mengembangkan Bukaka didapatkan dari ayahnya sendiri. Sedari kecil ayahnya memang mendorong Jusuf Kalla untuk berbisnis mulai dari tingkatan bawah seperti menjadi kasir.

Strategi membangun usaha

Namun demikian, anggapan bahwa kewirausahaan merupakan bakat yang dibawa dari lahir sebenarnya tidak sepenuhnya benar pula. Sebab selain contoh diatas, kita juga seringkali membaca dan mendengarkan kisah kesuksesan seorang pelaku bisnis, yang jika dilihat dari garis keturunannya tidak ada jejak bakat pengusaha. Maka dari itu, kewirausahaan selain merupakan sebuah bakat yang dibawa dari lahir (didapatkan dari keturunan), namun juga bisa dipelajari dari nol. Untuk itu, kepada para calon pelaku UKM yang tidak merasa tidak memiliki bakat, atau tidak ada sejarah wirausaha di garis keturunannya, tidak perlu berkecil hati.

Karena menjadi pengusaha merupakan pilihan, bukan sesuatu yang ditakdirkan. Dilain sisi, keberanian untuk memulai sebuah UKM bagi seseorang memang masih rendah sekali. Kebanyakan pelaku UKM di Indonesia beralasan mendirikan usahanya pertama kali dikarenakan terpaksa atau adanya kesulitan-kesulitan. Seperti sulitnya mencari pekerjaan, baru saja dipecat dari perusahaan tempat bekerja, untuk menambah penghasilan yang kurang, dan lain-lain. Jarang sekali ada pelaku UKM yang memiliki kesadaran bisnis tanpa adanya kondisi yang mendesak.

Hal ini dapat dimaklumi karena bagi masyarakat awam yang belum terjun ke dunia bisnis, ada ketakutan-ketakutan saat mendirikan sebuah UKM. Apalagi bila orang tersebut sama sekali belum pernah memiliki bisnis, dan tidak ada garis keturunan pedagang. Padahal untuk melakukan bisnis, tantangan dan resiko harus dihadapi setiap hari. Sementara jika menjadi pegawai saja, resiko dan tantangan tidak begitu besar sehingga bisa menjalani hidup dengan lebih santai.

Mau bisnis tanpa modal, kerjanya cuma nonton video,! Cek Bisnis VTube bisnis tanpa modal tahun 2020

Beberapa langkah untuk menumbuhkan keberanian memulai sebuah UKM

Meningkatkan pengetahuan seputar bisnis.

Strategi membangun usaha yang pertama adalah Pengetahuan akademis bukan berarti pengetahuan yang didapatkan melalui pendidikan formal saja. Kecanggihan teknologi saat ini mendatangkan berbagai kemudahan untuk mendapatkan pengetahuan bisnis. Sehingga pengetahuan bisnis bisa diperoleh melalui internet, media massa, seminar- seminar bisnis, dan lain-lain. Dengan adanya pengetahuan bisnis yang lebih baik, tentunya keberanian untuk memulai sebuah UKM juga akan lebih besar.

Karena pada dasarnya, sifat manusia adalah menakuti sesuatu yang tidak diketahuinya. Setelah dipelajari dan dipahami, nanti akan didapatkan pemahaman bahwa ternyata dunia bisnis tidak semenakutkan yang dikira sebelumnya.

Memulai bisnis dari skala yang kecil

Efek samping dari mempelajari berbagai informasi mengenai dunia usaha adalah: munculnya ketidaksabaran seseorang dalam merintis UKMnya. Hal ini dikarenakan, pada saat mencari inspirasi bisnis, seseorang akan mendapatkan berbagai cerita dan kisah sukses yang telah dilalui oleh seorang pengusaha. Meskipun ada dicantumkan kesulitan-kesulitan yang mesti dihadapi oleh sang pengusaha inspirasional, namun fokus utamanya tetap kepada kesuksesan-kesuksesan serta betapa menyenangkannya kehidupan sang pengusaha tersebut saat ini.   Informasi-informasi seperti ini terkadang dapat menimbulkan persepsi yang salah di benak para pelaku UKM yang baru memulai usahanya.

Para pelaku UKM tersebut membandingkan berbagai kesulitan yang dihadapinya sekarang, kemudian merasa tidak sabar ingin cepat-cepat bisa berhasil seperti pengusaha yang menjadi sumber inspirasinya. Sementara untuk bisa berhasil, terkadang seorang wirausaha harus menghadapi kegagalan berkali-kali dan mengalami kesulitan- kesulitan selama bertahun-tahun. Maka ketika memulai sebuah UKM, hendaknya dimulai dengan bisnis yang kecil dulu. Dengan memulai sebuah bisnis yang kecil, maka tantangan yang didapatkan tentunya tidak sebesar kalau memulai sebuah usaha menengah atau besar.

Pada masa ini, yang perlu sekali diresapi oleh para pelaku UKM adalah, berbagai pelajaran berharga yang ia dapatkan selama menangani bisnis kecil tersebut. Dan dilain sisi, pelaku UKM tetap harus mempertahankan mimpinya untuk memiliki usaha yang besar. Dengan demikian, segala pengalaman dan pembelajaran yang ia dapatkan saat ini difokuskan agar memperoleh pengetahuan untuk mengelola bisnis yang lebih besar.

Makanya didalam dunia wirausaha dikenal istilah “start sma//, dream big, sca//ing fast.’ Artinya: mulai dari yang kecil namun tetap bermimpi besar, kemudian lakukan perkembangan dan pembelajaran secepat yang dimungkinkan. Bergaul dengan pengusaha Salah satu cara tercepat untuk menjadi seorang pengusaha adalah dengan berkenalan dengan seorang pengusaha. Seorang pengusaha yang telah terbukti mampu menjalankan usahanya, dapat dijadikan mentor bagi pelaku UKM yang akan memulai usahanya sendiri. inilah Strategi membangun usaha bagi anda yang ingin memulai bisnis

Apakah anda berani untuk memulai bisnis UKM.? Semoga artikel Strategi membangun usaha ini bisa menjadi sebuah catatan yang merangsang bagi anda untuk memulai bisnis ukm. jika and merasa artikel ini sangat bermanfaat buat anda, luangkan sedikit waktu anda untuk share artikel ini ke rekan-rekan anda,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *