Home / kajian islam / 5 Dasar Aturan Al Quran – Mendidik Anak dalam Islam

5 Dasar Aturan Al Quran – Mendidik Anak dalam Islam

Mungkin Anda pernah mengalami kesulitan dalam mendidik anak-anak, atau mungkin penasaran dengan metode apa yang paling tepat dalam mendidik anak-anak dengan cara Islam yang juga dilakukan oleh Nabi.

Dalam artikel ini saya akan membahas, cara mendidik anak-anak dalam Islam yang ditulis dalam Alquran surat Luqman ayat 13-19.

Anda disarankan untuk membuka Al Qur’an juga sehingga Allah akan menurunkan pedoman bagi kita semua.

Mari kita mulai.

5 Cara Mendidik Anak Dalam Ajaran Islam

Yang pertama dalam ayat 13: Ajari anak Anda untuk hanya menyembah Allah.

Dan (ingat) ketika Lukman berkata kepada putranya, ketika dia mengajarinya, Jangan mengaitkan mitra dengan Allah; memang bersekutu (Allah) benar-benar merupakan penyebab besar ketidakadilan. ”

Cara termudah adalah selalu mengajar mereka untuk menggantung semuanya hanya kepada Allah.

MEMINTA KEPADA ALLAH.

Ingin nilai bagus, tanyakan kepada Allah. Ingin liburan, tanya Allah.

Karena Allah janji pasti akan mengabulkan semua permintaan jika hamba-Nya bertanya kepada-Nya dan lakukan SEMUA aturan aturan yang telah Allah tetapkan. Seperti yang disebutkan dalam surat Al Baqarah ayat 186

Yang kedua dalam ayat 14-15: Berbuat baik kepada Orang Tua.

Dan Kami perintahkan orang-orang (untuk berbuat baik) kepada kedua orang tua mereka. Ibunya telah mengandungnya dalam kondisi lemah yang tumbuh, dan menyapihnya pada usia dua tahun.

Bersyukurlah kepada-Ku dan orang tuamu. Hanya untuk saya sekembalinya Anda. Dan jika keduanya memaksa Anda untuk mengasosiasikan saya dengan sesuatu yang Anda tidak memiliki pengetahuan tentang hal itu, maka jangan mematuhi mereka berdua, dan menjaga mereka berdua di dunia dengan baik, dan ikuti jalan orang-orang yang kembali kepada-Ku. Maka hanya untukKu kembalimu, maka saya akan memberi tahu Anda apa yang telah Anda lakukan.

Dalam mendidik anak-anak untuk menjadikan anak-anak kita baik bagi kita sebagai orang tua mereka tidak semudah mengatakan,

“Hei nak, kamu harus baik dengan Ayah dan Ibu.” Bukan seperti itu.

Tapi ajari mereka dengan contoh dengan kita harus berbuat baik kepada orang tua kita terlebih dahulu.

Meskipun orang tua kita tidak seagama atau tidak baik kepada kita, kamu HARUS tetap baik pada mereka sebagai tanda terima kasih kepada Allah.

InsyaAllah anak-anak kita akan melihatnya dan InsyaAllah mereka meniru tindakan kita.

Yang ketiga dalam ayat 16: Perbuatan baik akan dihargai oleh Allah.

(Lukman berkata), “Wahai putraku! Sungguh, jika ada (perbuatan) seberat biji sesawi, dan berada di batu karang atau di surga atau di bumi,

Allah akan memberinya (pembayaran). Sesungguhnya Allah selalu dimurnikan, sempurna. Dalam ayat ini, Allah menekankan pentingnya berbuat baik pada lingkungan dan semua makhluknya.

Termasuk sesama manusia, hewan, dan tumbuhan. Karenanya Islam disebut rahmatan lil alamin, atau rahmat bagi seluruh alam semesta.

Dan pahala dari perbuatan baik yang bisa menjadi kesehatan, keselamatan, rezeki berlimpah, bisnis mudah, dan akan dikabulkan doanya.

Yang keempat dalam ayat 17: Lakukan shalat / shalat. Undang orang untuk berbuat baik, mencegah yang buruk. Dan bersabarlah.

Hai anakku! Lakukan doa dan perintah agar (manusia) melakukan apa yang benar Mencegah (mereka) dari kejahatan dan bersabarlah dengan apa yang terjadi pada Anda, memang itu termasuk hal-hal yang penting.

Doa adalah salah satu ibadah terpenting dalam Islam, dorong anak-anak untuk berdoa sejak mereka masih kecil.

Bahkan ketika mereka belum bisa berdoa, hadirkan mereka di samping kita saat berdoa.

Biarkan mereka terbiasa melihat kita berdoa. Insya Allah, ketika mereka telah mencapai usia shalat wajib, mereka akan mudah tertarik dan terbiasa melakukannya.

Juga minta anak-anak kita untuk mengundang teman-teman mereka untuk berbuat baik dan mencegah perbuatan buruk.

Contoh terkecil adalah membiasakan untuk membuang sampah di tempat, merapikan kamar, dan tepat waktu yang hadir.

Di mana anak itu tahu mana yang baik dan mana yang buruk? Ajari mereka mempelajari Alquran dan biasakan membaca maknanya.

Dengan begitu si anak bisa mengajak teman-temannya untuk berbuat baik dan mencegah perbuatan jahat, dan anak-anak kita akan belajar membiasakan diri secara otomatis.

Dan dengarkan keluhan mereka jika mereka mencurahkan isi hati mereka. Sebagai orang tua, kita juga harus bersabar jika mereka banyak bertanya, dan jika mereka terlalu aktif dalam permainan.

Kesabaran mengajar hanya bisa dicontohkan.

Yang kelima dalam ayat 18-19: Bersikaplah rendah hati.

Dan jangan berpaling dari manusia (karena kesombongan) dan jangan berjalan di bumi dengan arogan. Sungguh, Allah tidak menyukai mereka yang sombong dan sesumbar.

Dan sederhanakan dalam berjalan dan melembutkan suara Anda. Memang, suara terburuknya adalah suara keledai. ”

Dalam ayat ini, Allah menekankan kesederhanaan akting, berpakaian, dan berbicara. Jangan biarkan anak-anak bersaing dalam kebanggaan, misalnya, punya gadget yang lebih mahal dari teman mereka hanya karena gengsi.

Kemudian biasakan anak-anak kita untuk mengatakan Assalamualaikum kepada orang yang dikenal, dan biasakan mereka untuk memberi amal kepada yang membutuhkan.

Terima kasih telah membaca artikel ini semoga bermanfaat, Silahkan di share kepada temen-temen yang membutuhkan informasi ini,

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *