Home / bisnis / Mau jadi dropship? Pelajari dulu artikel ini, Agar kamu tidak terjerumus

Mau jadi dropship? Pelajari dulu artikel ini, Agar kamu tidak terjerumus

Dropsihp
Dropsihp

Beberapa waktu yang lalu kami mendapatkan pertanyaan dari seorang pembaca website:

 “Ada saran nggak untuk mencari Supplier yang dapat dipercaya?”
Setelah mengajukan 1 pertanyaan itu dia menceritakan kisah pilunya menjadi dropshipper sebuah produsen abal-abal yang cukup dramatis. Berikut adalah kisah memilukan yang dialami seorang pembaca kami tersebut:
Saya sebenarnya sangat berminat berbisnis menjadi seorang dropshipper, tapi pengetahuan saya tentang dropshipper masih sangat minim, makanya saya mau bertanya gimana sih biar bisa dapat supplier yang bertanggung jawab dan bisa dipercaya? karena saya sudah 2 kali mencoba menjadi dropshiper suatu produk tapi selalu gagal alias ditipu.
Salah satu cerita, saya pernah mencoba berjualan sepatu dari Supplier A. Respon dari supplier saat itu sangat cepat dan baik. Singkat cerita saya akhirnya sepakat untuk menjualkan produknya melalui media instagram dan Facebook yang saya punya.
Selang beberapa hari akhirnya saya pecah telor, ada konsumen yang membeli salah satu dari produk saya. Sebelumnya saya menanyakan terlebih dahulu kepada supplier apakah produk yang diinginkan konsumen tersebut tersedia atau sudah habis, dan pihak supplier mengatakan bahwa produk masih ready stok dan siap diproses.
Segera setelah si konsumen melakukan transfer saya pun segera menghubungi pihak supplier untuk segera memproses orderan. Begitu terkejutnya saya ternyata 1 hari berikutnya pihak supplier mengatakan bahwa produk yang saya pesan ternyata sudah out of order alias habis. Konsumen saya marah dan meminta pertanggung jawaban, yang akhirnya saya putuskan untuk mengembalikan uang pembelian.
Sejak saat itu saya seperti trauma untuk mengulang kembali, padahal saya masih berharap bisa meraup pundi-pundi pendapatan dari cara dropshipper. Minta petunjuknya ya min agar bisa mendapatkan supplier yang bertanggung jawab. Terimakasih..
Satu kata yang bisa menggambarkan cerita pembaca diatas: M I R I S. Bisnis online seharusnya bisa dijadikan ajang pencarian rezeki yang melimpah dan halal namun ternyata prakteknya malah disalah gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Hal yang lebih miris lagi adalah, peristiwa-peristiwa diatas hampir setiap waktu terus terjadi dan memakan banyak korban. Penyebabnya bisa beragam mulai dari penipuan sampai kurang professionalnya pihak supplier dalam mengelola bisnis.
Maka pada artikel kali ini kami akan menguak rahasia-rahasia yang perlu anda ketahui sebelum sepakat dengan supplier. Karena supplier yang professional seharusnya memepercepat langkah Anda mengangsur kredit sepeda motor Anda. Buehehe.
Maka dari itu agar Anda terhindar dari kisah MIRIS diatas Anda perlu menyimak ulasan kami  “Jangan menjadi dropshipper sebelum membaca artikel ini !”. Karena memang sangat berbahaya jika Anda tetap ngotot menjadi dropshiper namun belum membaca ulasan dari kami ini.
Sistem dropship akan membuat Anda seolah – olah menjadi pemilik toko online Anda sendiri. Para konsumen biasanya tidak akan menyadari bahwa Anda adalah orang kedua atau bahkan ketiga dalam lingkaran produk. Namun Anda harus berhati-hati dalam memilih supplier, karena salah memilih supplier berarti Anda berpotensi untuk mencoreng nama toko online Anda sendiri.
Barang yang seharusnya dikirim ke konsumen, tidak kunjung dikirim, barang yang dikirim tidak sesuai dengan pesanan, Barang sudah rusak ketika diterima oleh konsumen atau yang lebih parah Anda ditipu. Hal-hal itu tentunya akan merugikan Anda sebagai pemilik toko online.
Untuk menghindari hal-hal semacam itu yang perlu anda lakukan adalah :
Pelajari Track Record Supplier
Anda bisa mempelajari terlebih dahulu history penjualan dari supplier. Caranya bisa dengan mengecek kevalidan foto produk di instagram. Anda jangan mudah ditipu dengan tampilan foto yang bagus, karena foto bisa menipu, teknik photoshop juga sekarang semakin memukau. Cek juga testimoni-tesminoni dari customer yang mereka punya, atau juga bisa dengan proses kelangsungan usahanya yakni dengan mengecek umur bisnis, visi-misi dan juga history perusahaan (jika ada).
Jika Anda benar-benar ingin mengetahui pihak supplier bertanggung jawab atau tidak Anda juga bisa mengecek nomor rekening yang digunakan supplier di mesin pencarian seperti google. Cara seperti ini cukup ampuh untuk membuktikan apakah supplier yang Anda bidik pernah terlibat dalam kasus penipuan atau tidak.
Datangi Supplier Secara Langsung
Cara ini adalah cara yang paling ampuh untuk membuktikan apakah supplier Anda dapat dipercaya atau tidak. Dengan mendatangi tempatnya secara langsung maka bisa dipastikan supplier tidak akan hit and run alias kabur membawa uang Anda. Solusi ini bisa diterapkan apabila supplier itu masih dapat Anda jangkau.
Jangan Terlalu Percaya Testimoni
Pada point sebelumnya Anda memang dituntut untuk mengecek testimoni supplier, tapi terlalu percaya pada testimoni juga adalah hal yang kurang bagus. Saat ini sudah banyak kasus orang – orang yang berjualan dengan menggunakan testimoni palsu. Testimoni yang bagus sekarang bukan lagi menjadi jaminan yang baku apakah supplier dapat dipercaya atau tidak.
Tanyakan Sistem Produk
Ini juga hal yang sangat penting tapi seringkali disepelekan oleh para dropshipper pemula. Sebelum memulai alangkah baiknya jika Anda tanyakan kepada supplier apakah produk yang dia jual Ready stok atau preorder. Hal ini sangat penting jika nantinya Anda mendapatkan orderan banyak namun ketersediaan produk tidak mencukupi, maka Anda akan segera tahu langkah apa yang harus ditempuh, apakah menunggu supplier atau mencari supplier cadangan.
Lakukan Trial Error
Hal ini sebenarnya adalah syarat wajib bagi para dropshipper. Dengan mencoba produk itu secara langsung maka Anda bisa membuktikan apakah kualitas produk sama dengan yang ditawarkan, mengecek kualitas packagingk, serta kebenaran alamat supplier.
Gunakan Rekening Bersama (REKBER)
Cara terakhir untuk mencegah kenakalan oknum-oknum supplier, Anda bisa membuat akun rekening bersama. Uang pembelian dari pembayaran produk tidak langsung dikirim ke rekening supplier. Sehingga apabila terdapat masalah pada proses pengiriman maka Anda bisa segera menarik uang pembayaran Anda.
Itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan bekerjasama dengan supplier. Jangan sampai kisah-kisah pilu yang mencemarkan nama bisnis online semakin marak terjadi. Jadilah pebisnis online yang jujur dan cerdas, agar rejeki yang Anda dapatkan bisa Barokah.
Sekian artikel dari kami, jika masih ada pertanyaan atau Anda ingin sharing seputar dunia online bisa bertanya di kolom komentar.
Baca Juga :   Inilah cara cepat menjadi kaya dengan cara yang sederhana

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *