Home / bisnis / Peluang Usaha Sampingan untuk Guru Honorer

Peluang Usaha Sampingan untuk Guru Honorer

7-Usaha-Sampingan-Bagi-Guru-Honorer-Di-Kota-Hasil-JutaanBulan
Anda seorang guru honorer? Bingung mencari ide bisnis sampingan yang terbukti profit? Temukan jawabannya dalam artikel kali ini.
Dalam artikel kali ini, kita akan membahas tentang peluang usaha sampingan guru honorer yang terbukti profit. Guru adalah sebuah profesi yang mulia. Ada istilah, guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Tanpa mereka, tentu hidup kita tidak akan seperti sekarang ini. Sekarang ini apabila kita mendengar istilah “Guru Honorer” tentulah sudah tidak asing lagi. Guru honorer ialah guru tidak tetap di sebuah instansi sekolah entah itu sekolah negeri ataupun swasta.
Normalnya guru honorer ada di sekolah swasta namun tak jarang pula ada yang bekerja di sekolah negeri. Secara kasat mata mereka layaknya guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan seragam dan segala atribut selayaknya guru tetap.
Biasanya  guru honorer “digaji” berdasarkan jumlah jam mengajar. Namun tak jarang  juga ada yang dibayar secara sukarela melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang biasanya cair tiga bulan sekali.
Ada seorang teman saya yang bersatus sebagai guru honorer di salah satu sekolah negeri yang tidak jauh dengan tempat tinggal saya. Dia bercerita bahwa pendapatannya sebagai guru honorer ini hanya Rp. 200.000.
Tentu sangat jauh dari kata layak di zaman sekarang. Lain lagi dengan teman saya yang lain yang mengajar di salah satu sekolah swasta, nasibnya jauh lebih baik karena setiap bulan setidaknya dia bisa membawa pulang sekitar Rp. 800.000 untuk beban mengajar 24 jam.
Itu pun masih jauh dari kata sejahtera, meskipun pekerjaannya adalah mendidik calon generasi penerus bangsa. Ironis bukan?
Lalu ide bisnis sampingan apa sih yang cocok untuk seorang guru honorer yang terbukti menghasilkan?

1. Jualan Pulsa Elektrik

Ini adalah salah satu usaha paling mudah dan murah yang bisa dipraktekan langsung oleh anda. Kenapa? Untuk menjadi seorang agen pulsa elektrik sangatlah mudah, dengan modal kisaran 50.000 sampai dengan 100.000 saja anda sudah bisa mulai berjualan pulsa.
Dengan margin keuntungan sekitar Rp. 1.000 sampai dengan Rp. 1.500 untuk setiap transaksi, tentu anda bisa bayangkan jika bisa melakukan 1000 transaksi setiap bulannya.
Apalagi dewasa ini setiap orang punya smartphone yang bukan hanya membutuhkan pulsa untuk telfon dan sms namun juga untuk berselancar di dunia maya. Anda bisa menjual pulsa ke rekan anda di sekolah ataupun tetangga sekitar rumah.
Tambahkan pula item lain karena biasanya sekarang agen pulsa tidak hanya jual pulsa namun juga kuota, token listrik dan menerima pembayaran seperti PDAM, Tiket kereta, BPJS, angsuran, dll.
Sebelum memutuskan berjualan pulsa elektrik tentu anda perlu melakukan survey harga dasar terlebih dahulu. Anda bisa cek di tokopedia atau bukalapak untuk harga minimum pulsa elektrik dan item lainnya.

2. Buka Les Privat di Rumah

Usaha sampingan ini tentu masih selaras dengan pekerjaan yang anda jalani. Sehinga tidaklah sulit dalam menjalaninya. Terlebih lagi waktunya yang fleksibel bisa disesuaikan dengan kehendak kita.
Selain itu bayarannya pun kita yang menentukan sendiri per-jamnya. Beruntung bila anda punya ruang kosong di rumah yang bisa difungsikan menjadi ruang les tapi jika Anda tidak punya ruang kosong di rumah, anda bisa mendatangi rumah murid-murid anda.
Beberapa teman saya yang sarjana lebih memilih untuk menjalani bisnis les privat ini karena menjanjikan pendapatan yang lebih besar dengan waktu kerja yang relatif lebih singkat.
Anda pun bisa melamar menjadi pengajar les di lembaga bimbingan belajar seperti Ganesha Operation, Primagama dan lain sebagainya di kota Anda. Atau Anda juga bisa jadi guru privat di situs ruangguru.com.
Bedanya dengan mengajar di bimbel adalah, Anda bisa memilih sendiri pelajaran apa saja yang Anda kuasai, di mana dan kapan Anda bisa mengajar, dan berapa tarif yang Anda mau per-jamnya.

3. Penulis Lepas

Sebagai seorang guru pasti pernah mengenyam pendidikan formal sampai jenjang strata 1 atau disebut juga sarjana.
Dengan latar belakang lulusan perguruan tinggi tentu sudah tidak asing lagi dengan dunia tulis menulis. Urusan membuat makalah atau laporan tentu sudah jadi makanan harian ketika menjadi mahasiswa.
Maka salah satu bisnis sampingan yang bisa dilakukan oleh seorang guru guru honorer ialah menjadi penulis lepas.
Dibandingkan menjadi seorang blogger, menjadi penulis lepas menjanjikan pendapat secara cepat dan lumayan besar. Bayaran bagi seorang penulis lepas tidak ada ketentuan secara khusus akan tetapi minimal anda akan mendapatkan Rp. 50.000 untuk sebuah artikel.
Anda bisa mengirimkan artikel ke majalah, koran ataupun menjadi kontributor di web dan blog orang lain.  Bayaran menjadi seorang penulis lepas biasanya bervariasi dan disesuaikan dengan panjang artikel yang anda buat. Beberapa situs yang bisa anda jadikan ladang mencari tambahan sebagai penulis lepas diantaranya adalah freelancer, sribulancer dan projects.co.id.
Selain itu media cetak ternama seperti Kompas, Media Indonesia dan Jakarta post juga menerima artikel dari penulis lepas.

4. Jadi Driver Ojek Online

Mungkin ini bukan termasuk bisnis namun hanya ide tambahan penghasilan saja. Tidak bisa dipungkiri perkembangan ojek online ini sangat melesat.
Dengan syarat pendaftaran yang mudah dan menjanjikan penghasilan yang cukup besar tentu sangat menggiurkan ditambah waktu kerja yang fleksibel. Bagi seorang guru honorer tentu haruslah pintar-pintar mengatur waktu. Anda bisa mulai menerima orderan sepulang sekolah, misal anda pulang sekolah sekitar jam 14.00 tentu itu merupakan “peak time” untuk menerima orderan.
Ada sebuah contoh kasus yang menarik dikutip langsung dari www.moneysmart.id
“Pa Ruchiyat (seorang driver ojek online) perlu mengeluarkan uang hingga Rp 50 ribu per hari untuk mengisi bensin, Rp 60 ribu per bulan untuk Internet, dan Rp 30 ribu per bulan untuk pulsa telepon. Total modalnya pun menjadi sekitar Rp 1,6 juta per bulan.
Dalam sehari, Pak Ruchiyat paling banyak mendapatkan 10 penumpang. Dengan rata-rata order 7-10 kilometer, total pendapatan kotor harian berkisar antara Rp 140 ribu-200 ribu atau Rp 4,2 juta-6 juta per bulan.
Dengan potongan bagi hasil 20 persen dan biaya harian maupun bulanan yang perlu dikeluarkan, Pak Ruchiyat bisa mengantongi sekitar Rp 1,7 juta s.d 3,2 juta per bulan dan belum termasuk bonus dan komisi dari fitur Gojek lain, seperti Go-Send atau Go-Food.”
Cukup menarik bukan? Tapi tentu saja, banyaknya orderan ojek online setiap kota itu berbeda.

5. Jualan Makanan Ringan di Sekolah

Ide ini salah satu yang mungkin jarang terfikirkan oleh para guru honorer terutama honorer muda. Jika di sekolah anda ada kantin atau koperasi sekolah maka itu adalah peluang.
Anak-anak sekolah umumnya sangat menyukai makanan ringan yang gurih dan pedas. Anda bisa menjual makanan seperti makaroni pedas, keripik pedas, mie lidi, dll.
Secara kasar, keuntungan dari makanan ringan seperti ini relatif kecil yaitu Rp. 500 namun karena suatu sekolah biasanya memiliki jumlah siswa yang relatif banyak maka faktor kalinya pun semakin besar.
Sebagai contoh profit dari 1 item ialah 500. Setiap hari anda berhasil menjual 50 pcs. Maka keuntungan anda satu hari adalah Rp. 25.000.
Kemudian Rp. 25.000 dikali lagi dengan hari efektif sekolah misalkan 25 hari. Maka anda akan menghasilkan Rp. 625.000 / bulan. Selain itu anda juga bisa menjual makanan lain seperti donat atau burger mini, dengan rumus yang sama anda bisa hitung berapa profit yang anda dapatkan setiap bulannya.
Yang penting ialah cari makanan-makanan ringan yang relatif terjangkau oleh anak sekolah dengan kisaran harga minimal Rp. 1000 dan maksimal Rp.5.000.  Kisaran harga ini bukan patokan umum namun tentu sangat bisa disesuaikan dengan tempat Anda tinggal dan keadaan ekonomi orang tua siswa anda.

6. Menjadi Blogger atau Youtuber

Menjadi seorang blogger ataupun youtuber menjanjikan pendapatan tambahan yang sangat besar bahkan bisa membuat anda berfikir berhenti jadi guru honorer. Selain dari segi pendapatan juga dari segi waktu dan segi passion.
Fakta di lapangan berbicara bahwa dua profesi itu adalah pilihan paling populer saat ini. Menjadi Blogger dan Youtuber menurut saya hampir sama. Bedanya adalah jika blogger adalah menyajikan konten berupa teks dan gambar, sedangkan youtuber menyajikan konten berupa video.
Untuk Anda yang seorang guru honorer, Anda bisa menuliskan tentang mata pelajaran yang Anda kuasai di blog Anda atau membuat penjelasan tentang pelajaran Anda dalam bentuk video di youtube.
Selain menjadi peluang usaha sampingan, ini juga bermanfaat agar Anda semakin hafal seluruh materi mata pelajaran yang Anda ajarkan di sekolah.
Misalnya Anda seorang guru fisika, maka rekamlah sebuah video sederhana menggunakan handphone Anda tentang penjelasan rumus-rumus fisika atau memecahkan suatu soal dan lain sebagainya. Begitupun dengan mata pelajaran yang lainnya. Selain nantinya bisa mendapatkan penghasilan sampingan, Anda juga bisa memberikan manfaat bagi orang lain.
Namun kita juga tidak boleh menutup mata bahwa menjadi seorang blogger dan youtuber tidaklah semudah yang dibayangkan. Tidak semudah itu Ferguso
Sebagai contoh untuk menjadi youtuber yang memiliki penghasilan, setidaknya anda harus memiliki 1000 subscriber dan total 4000 jam tayang dan itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar, terkecuali jika Anda adalah seorang publik figur yang sudah mempunyai banyak penggemar.
Tapi jangan khawatir, jika Anda rutin setiap hari membuat konten baik itu di blog maupun di youtube, tentunya kontennya harus bermanfaat bagi orang, maka tidak perlu menunggu waktu berbulan-bulan untuk bisa didaftarkan dan mendapatkan penghasilan sampingan. Untuk menjadi seorang blogger atau youtuber, Anda tinggal searching saja di google atau pun di youtube, maka akan muncul tutorial-tutorial yang Anda cari.

7. Jualan Online

Selain menjadi blogger atau pun youtuber, Anda juga bisa jualan online. Barang yang bisa dijual secara online sangat bervariasi. Jika Anda tidak punya modal untuk memulai usaha jualan online ini, silahkan tonton video saya di channel ini yang berjudul “Cara Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Ke Bank”.
Dan juga video saya yang berjudul “Cara Berbisnis Tanpa Modal dengan Cara Dropship”. Saya rasa 2 video saya itu akan sangat berguna bagi Anda jika ingin memulai usaha online.
Ada beberapa orang teman saya yang merupakan guru honorer, mempunyai usaha sampingan berupa jualan online. Mereka biasanya menjual apa saja namun dengan cara dropship.
Salah seorang diantara mereka yang merupakan teman sekelas saya dulu bahkan bisa membeli beberapa perhiasan emas hanya dari jualan online secara dropship. Menggiurkan bukan?
Itulah 7 ide peluang usaha sampingan yang terbukti profit bagi guru honorer yang wajib anda coba.
Demikianlah pembahasan artikel kali ini. Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat bagi Anda, silahkan subscribe atau berlangganan artikel dari kami, agar Anda tidak ketinggalan artikel-artikel terbaru kedepannya dan berikan komentar tentang artikel ini jika Anda mendapatkan ilmu dan wawasan dari artikel ini.
Terima kasih telah membaca artikel ini sampai akhir. Saya do’akan Anda yang sedang menjalankan sebuah usaha atau bisnis dan juga Anda yang akan memulai sebuah usaha atau bisnis, semoga diberikan kemudahan, kelancaran dan senantiasa diberikan kesehatan.
Baca Juga :   Langkah mudah menjadi dropshiper sukses tanpa menunggu lama

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *